| FSY I, Kebangkitan Sastrawan Yogya | |  | | 14/01/2009 08:12:47 SAYA termasuk yang marah besar ketika sastra disingkirkan dalam Festival Kesenian Yogyakarta yang lalu. Dan secara terus terang Festival Sastra Yogyakarta seperti ini dapat menjadi obat penawar kemarahan saya itu,” kata Teguh Ranu Sastra Asmara. Pernyataan Teguh boleh dibilang mewakili sastrawan-sastrawan lain yang ada di Yogya, yang merasa dalam perkembangan dunia sastra di kota ini disingkirkan bahkan ditenggelamkan pihak lain, dan wajarlah bila mereka resah, gelisah dan marah menghadapi situasi ini. Namun, ketika ada kabar Festival Sastra Yogyakarta akan digelar mereka pun menyambut antusias dan ingin menjadikan ajang tersebut sebuah momentum pergerakkan kebangkitan para sastrawan Yogyakarta. “Sambutan teman-teman sastrawan sungguh luar biasa dan sangat antusias terhadap FSY,” kata Mustofa W Hasyim, Ketua Panitia FSY I, kepada KR, beberapa hari lalu. Bukan saja kalangan sastrawan yang antusias menyambut ‘Hari Kebangkitan Sastrawan Yogya’ yang akan digelar di gedung Multipurpose Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, Kamis (15/1), tapi juga kalangan kampus menyambut hangat. Bahkan Dekan Fakultas Adab UIN, Dr Syihabuddin Qolyubi LC MA, adalah orang yang paling getol menyambut FSY. Menurut Syihabuddin, ajang FSY sangat bermanfaat bagi kehidupan sastra kampus. Apalagi sejak pertengahan tahun 80an sastra kampus meredup bahkan terasa mati. “Inilah saatnya kita bangkit dan menghidupkan sastra secara bersama-sama. Kampus, sastrawan dan media massa merupakan tiga pilar penting menghidupkan dan mengembangkan sastra,” katanya. Menurut Syihabuddin, untuk menggalakkan sastra di Fak. Adab, khususnya jurusan bahasa dan sastra Arab ada pemikiran dibuka jalur skripsi dan non skripsi. “Jalur skripsi sebagaimana yang ada selama ini. Sedangkan yang non skripsi untuk konsentrasi sastra harus membuat novel yang diterbitkan. Untuk bahasa konsentrasi harus menerjemahkan buku yang diterbitkan,” katanya. Hamdy Salad, dosen Creative Writing Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta, mengemukakan FSY dapat dimaknai sebagai bagian dari cara penilikan ulang terhadap sejarah, dinamika dan aktivitas kesusastraan di Yogya. Komunitas sastra kampus mesti menemukan visi dan orientasi yang sesuai dengan perubahan budaya dan ruang akademi yang mengelilinginya. Selain festival sastra, kata Hamdy, kota budaya ini juga sangat memerlukan pendirian Pusat Dokumentasi Sastra Yogya. “Apapun namanya yang berfungsi sebagai media transformasi nilai dan ide-ide sastra, proses apresiasi dan kreasi di kalangan masyarakat pada umumnya,” kata Hamdy. Menurut Hamdy, komunitas sastra kampus pernah menjadi pilar penting dalam dunia persastraan di Yogya. Bahkan pergaulan lintas komunitas kampus demikian akrab, termasuk pergaulan lintas komunitas kampus dengan non kampus dan komunitas berbasis media. “Sekarang kondisinya berbeda, saya melihat makin melemah. Untuk ini diperlukan langkah revitalisasi dan redinamisasi. Bagaimana caranya? Itu yang akan kita eksplorasi dalam dialog nanti,” kata Hamdy. (Cdr)-s | 
|
|
Highlights
| Kerja Sama Prodi Ilmu Perpustakaan dan BKD | |  | | 25/02/2009 16:46:30 YOGYA (KR) - Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa lalu (24/2) menyelenggarakan workshop ‘Library and Information Studies Linkage and Promotion’ dengan dukungan penuh Indonesia IAIN Social Equity Project Canada. Kegiatan ini diikuti Badan Kepegawaian Daerah se-DIY dan Magelang, Ikatan Guru Pustakawan Madrasah, dan dosen prodi ilmu perpustakaan Fakultas Adab. Bertindak sebagai narasumber Prof Dr Jamshed Bahesti (Guru Besar ilmu perpustakaan McGill University) dan Prof Dr Sulistiyo Basuki (Guru Besar ilmu perpustakaan Universitas Indonesia). Dr H Syihabuddin Qalyubi Lc MA, Dekan Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendekatkan institusinya dengan stakeholder. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan informasi memiliki dua prodi, yaitu prodi Ilmu Perpustakaan (S1) dan prodi Perpustakaan dan Informasi Islam (D3). Sekalipun nama prodi ini menggunakan kata Islam dan di bawah UIN, tetapi materi perkuliahannya sesuai dengan standar Departemen Pendidikan Nasional dan dibuktikan keduanya telah mendapat akreditasi dengan nilai B dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi. Syihabuddin mengatakan, kegiatan merupakan rangkaian panjang kerja sama fakultasnya dengan McGill University. Mulai dari peningkatan SDM dengan mengikutkan pustakawan madrasah dan dosen ilmu perpustakaan dalam short course, program S2 dan S3 di McGill University, pelatihan pustakaan madrasah se-DIY, perpustakaan madrasah binaan dan pembentukan Ikatan Guru Pustakawan Madrasah se-DIY. (Cdr)-g | | |  | |
| DIRIKAN BENGKEL KALIGRAFI GANDENG SYEH PUJI ; Fak Adab Harus Lahirkan Sastrawan Besar | |  | | 13/12/2008 08:20:25 FAKULTAS Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) dibawah kepemimpinan DR H Syihabuddin Qalyubi Lc MAg terus melakukan terobosan baru guna menggairahkan aktivitas mahasiswa dan para dosennya. Berbagai kegiatan yang bersifat akademik maupun apresiasi seni dan ilmu kebudayaan kini semakin terasa gregetnya lewat 'panggung-panggung' yang digelarnya baik di dalam maupun di luar kampus. Suatu saat Syihabuddin berharap agar Fakultas Adab akan menjadi 'Fakultas Adab dan Ilmu Budaya. Untuk mengangkat fakultasnya, Syihabuddin 'menggandeng' pihak-pihak lain untuk diajak kerja bareng dalam suatu acara. Misalnya kegiatan bedah novel, menghadirkan penulis berkaliber internasional dari luar negeri, membangun studio musik di fakultasnya, pentas seni musik dan sastra serta kegiatan lainnya. Salah satu kegiatan sastra adalah bedah novel 'Balada Cinta Majenun' di Pusat Bahasa, Budaya dan Agama UIN SUKA, Kamis (11/12). Pada acara bedah novel tersebut hadir selain Geidurrahman el-Mishry juga pembahas yaitu Kaji Habeb (Pencetus Wayang Mikael) serta kritikus sastra dari fakultas Adab Aning Ayu Kusumawati. Jelang bedah novel diisi oleh penampilan grup musik Sanggar NUUN dan pembacaan puisi oleh Geidurrahman. Menurutnya, kegiatan bedah novel merupakan rangkaian apresiasi Fakultas Adab terhadap bidang sastra dan budaya. "Ini merupakan jati diri Fakultas Adab. Oleh karena itu kita sedang mengajukan perubahan nama menjadi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya," kata Syihab. Menurut pengamatan Syihab, kegiatan susastra di UIN SUKA sedang lesu. Padahal, kampus ini pernah melahirkan Faisal Ismail, Daelan Danuri, Subah Asa, Mathori elWa, Ulfatin, Faizi Kaelani, Kuswaedi Syafi'i, Hamdi Salad, Abidah, Bachrum Bunyamin, Labibah, dan Syubanuddin Alwi. Mereka adalah sastrawan besar yang lahir di Fakultas Adab. Sekarang, kata Syihab, kampus ini seakan-akan tiada gairah lagi. Apakah karena tangga masjid yang menjadi sumber inspirasi ini sudah tidak ada? Ataukah pembatasan jam malam, sehingga imajinasi yang biasa turun tengah malam tidak ada lagi?" ujar Syihabuddin bertanya. Ia mengajak kepada seluruh akademisi untuk menciptakan lingkungan baru sebagai sumber inspirasi baru. Pada akhir Desember nanti akan menjalin kerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kota untuk mengumpulkan tokoh-tokoh susastra era 70-80an yang telah menebar benih peradaban di kampusnya. Ia mengungkapkan fakultasnya telah memiliki studio musik yang bisa dimanfaatkan mahasiswa. Selain itu dalam waktu dekat akan dibangun bengkel kerja kaligrafi kerja sama dengan Syeh Puji. "Orang banyak menilai minor terhadapnya. Itu hak mereka. Tapi kita punya hak untuk melihat ia dari sisi lain. Ia ahli dalam bisnis kaligrafi yang beromzet miliaran rupiah. Kenapa kita tidak bisa memperoleh manfaat. Di Fak Adab ada mata kuliah kaligrafi. Di fakultas ini pun banyak dosen dan mahasiswa yang berbakat dalam kaligrafi, kenapa tidak kita sambungkan dua kutub ini sehingga menjadi enerji yang dahsyat," tandas Syihab. (Cdr)-k | |
|
MA Ibnu al-Qayyim Unggul dalam Debat dua Bahasa |
|
Fakultas Adab Berhasil menyelenggarakan debat dengan Dua Bahasa (Arab dan Inggris) pada tanggal 25 Oktober 2008. Lomba debat ini diikuti SLTA di DIY dan Surakarta. Sebagai pemenang debat bahasa Inggris Juara I MA Ibn al-Qayyim, juara II MAN 3 Yogyakarta, dan juara III MAN PK Surakarta. Adapun juara I debat bahasa Arab SMA Islam Terpadu, juara II MA Ibn al-Qayyim, dan juara III MA PK Surakarta. Dengan demikian MA Ibn al-Qayyim menggondol dua juara. Syaikh Mohammad Nagi Abdul Qadir Dosen Tamu dari al-Azhar Mesir merasa bangga melihat kemampuan siswa-siswi beradu argumentasi menggunakan bahasa yang fasih. (SQ |
|
Launching Nama Adab dan Ilmu Budaya |
|
Nomenklatur Fak Adab dan Ilmu Budaya tanggal 9 Oktober dilaunching ke hadapan dosen-dosen. Maksud diadakan acara ini guna mendapatkan masukkan. Dan setelah itu akan disidangkan di hadapan Senat Fak Adab tanggal 13 Oktober 2008 |
|
Ikatan Keluarga Faakultas Adab (IKFA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta hari kamis 9 Oktober 2008 mengadakan syawalan. Acara ini dihadiri seratus anggotanya yang terdiri atas dosen karyawan, mahasiswa pensiunan dan janda. Dalam acara tersebut Dr. Syhabuddin Qalyubi, Lc, MA dekan fak Adab menjelaskan perlunya berkomunikasi dengan seluruh anggota IKFA. Dalam kesempatan tersebut dikatakan bahwa Adab telah banyak mengalami perubahan antara lain peminat Adab meningkat dari 275 orang tahun ini menjadi 371. Selanjutnya diterangkan bahwa fakultas ini akan berubah menjadi fakultas Adab dan Ilmu Budaya. Pada acara ini disampaikan ceramah oleh Dr. Taifiq A.Dardiri, S.U. (SQ) |
|
Tim Pengembangan Fak Adab dalam sidangnya tanggal 23 September 2008 mendiskusikan kemungkinan perubanan nama fak menjadi Fakultas Adab dan Budaya. Untuk itu Drs. Jarot, M.A. minta civitas akademika fak Adab, para alumnus dan para pengguna fak Adab untuk memberikan masukan |
|
TIM PENGEMBANGAN FAK ADAB |
|
Tim Pengembangan Fak Adab yang diketuai Drs.Jarot Wahyuidi, MA dalam rapatnya Rabu 17 September 2008 mencangkan beberapa agenda kegiatan, mulai penataan Renstra, penampungan masukan -masukan dan pendataan alumni |
|
Gerbang Kusuka di Soft Launching pada tanggal 28 Desember 2007 ditandai dengan penyebaran Leaflet ke civitas academica. Softlaunching bertujuan memberikan kesempatan civitas academica UIN Sunan Kalijaga untuk memberi masukan, kritik dan saran sekaligus melengkapi data yang dibutuhkan oleh Tim Gerbang Kusuka. Komentar mohon dikirim
ke
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
atau hubungi content manager – Edy Purwanta di Fakultas Adab.
|
|
Bagi mahsiswa S1 Fakultas Adab yang akan mengajukan proposal atau sedang menulis skripsi saat ini sudah terbit buku panduan yang dapat di-download di sini |
|
Ikatan Keluarga Fakultas Adab (IKFA) mengadakan syawalan keluarga Fakultas Adab di taman Fakultas Adab pada tanggal 25 Oktober 2007 yang dihadiri oleh dosen-dosen Fakultas Adab, dengan pengisi Hikmah Syawalan Dr. H. Syihabuddin Qalyubi, Lc., M.Ag. |
|
November 2007, Fakultas Adab mengadakan pemilihan dekan. Dr. H. Syihabuddin Qalyubi, Lc., M.Ag. terpilih sebagai dekan menggantikan Drs. H. M. Syakir Ali, M.Si. |
|
Who's Online
We have 4 guests online
|